Category Archives: Tasawuf

Pendakian Menuju Allah SWT

Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan .  
Tetapi dia tiada menempuh jalan yang mendaki lagi sukar.

Tahukah kamu apakah jalan yang mendaki lagi sukar itu? (QS. 90:10-12) 

Semua orang menyadari bahwa hidup di dunia adalah ibarat perjalanan yang panjang menuju Allah. Karena Allah-lah akhir dari tujuan hidup kita. Dan untuk itu Allah telah memberikan kita jalan, melalui Cahaya-cahaya-Nya. Diantara Cahaya-Nya adalah Al-Quran -dialah An-Nur-, Rasulullah SAWW-dialah Sirajan-munira (pelita yang menerangi)-, Ahlul bait Nabi- yang laksana bintang, para Sahabat, Para Ulama, Para Syuhada, para Shalihin. Dan juga cahaya di dalam diri kita indera, perasaan, akal, dan Hati nurani.Cahaya di atas cahaya… Continue reading Pendakian Menuju Allah SWT

Putuskan Cintamu kepada Dunia dengan Qurban

Katakanlah: “Sesungguhnya aku telah ditunjuki oleh Rabbku kepada jalan yang lurus, (yaitu) agama yang benar; agama Ibrahim yang lurus; dan Ibrahim itu bukanlah termasuk orang-orang yang musyrik”. (QS. 6:161) Katakanlah: “Sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam, (QS. 6:162)
tiada sekutu baginya;dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)”. (QS. 6:163) 
Bayangkanlah ini adalah diri kita…

Seorang yang sudah mulai lanjut, pemimpin masyarakat, kita diberi anak laki-laki masih bayi. Kita sangat senang selain karena naluri juga karena misi kita nanti ada yang melanjutkan. Namun, entah dengan maksud apa, Majikan kita menyuruh kita untuk membawa istri dan anak kita yang masih kecil untuk mengembara ke pada pasir… Kering-kerontang, tidak ada orang, tidak ada air.. Tetapi kita ikuti karena Majikan kita yang menyuruh. Continue reading Putuskan Cintamu kepada Dunia dengan Qurban

Ayat-Ayat Kegelapan

(Lanjutan Ayat-ayat Cahaya)

Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, hampir-hampir dia tiada dapat melihatnya, (dan) barangsiapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikitpun. (QS. 24:40)

Sayang sekali meski Allah SWT telah memberikan kepada kita cahaya bertumpuk tumpuk kepada manusia, ‘Cahaya di atas cahaya’. Namun entah kenapa kebanyakan kita justru menutup (kafara, ‘covered’) diri-sendiri dengan kegelapan. Continue reading Ayat-Ayat Kegelapan

Ayat Ayat Cahaya

Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya-Nya, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus , yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis) , Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan- perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS. 24:35)
Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang, (QS. 24:36)
laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingat Allah, mendirikan shalat, dan membayarkan zakat. Mereka takut pada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang. (QS. 24:37)
Continue reading Ayat Ayat Cahaya