Tag Archives: islam

Catatan dari Isra Mi’raj Insan Mulia SAW (4)

4. Kesatuan Nabi-Nabi AS/SAW dan Agama Allah.

Kisah Isra Mi’raj dimulai dengan perjalanan dari Masjidil Haram, Makkah, tempat ibadah pertama dibangun Nabi Adam AS. bapak seluruh manusia, lalu didirikan lagi oleh Nabi Ibrahim & Putranya AS, bapak para Nabi, ke Masjidil Aqsha, masjid yang dibangun Nabi2 Bani Israel. Seperti dikisahkan di point 2, Nabi Muhammad SAW mampir ke tempat penting Nabi Musa, dan Isa AS. Continue reading Catatan dari Isra Mi’raj Insan Mulia SAW (4)

Rasulullah SAW, Sang Cahaya

(Persembahan Maulid Nabi SAW)

Ya Nabi, salam ‘alaika
Ya Rasul, salam ‘alaika
Ya Habib, salam ‘alaika
Shalawatullah ‘alaika
……

Anta syamsun, wa anta badrun
Anta nuurun fauqa nuuri,
(Engkau (laksana) matahari, engkau (laksana) bulan,
engkau (laksana) cahaya di atas cahaya)
….

Itu adalah salah satu salawat yang dipopulerkan Hadad Alwi/Sulis yang paling saya gemari. Sebenarnya shalawat ini sudah sangat kuno. Bagi sebagian orang yang “alergi” terhadap pujian kepada Rasulullah SAW, menganggap syair di atas berlebihan, kultus individu, bahkan ada yang menganggapnya syirk…. Apa sih sebenarnya kultus individu itu? Continue reading Rasulullah SAW, Sang Cahaya

Mencintai Rasulullah SAW

Assalamu alaika, zain al anbiya-i
(Salam bagimu, wahai hiasan para Nabi)
Assalamu alaika, azkal azkiya-i)
(Salam bagimu, Yang Tersuci dari Orang-orang suci)
….
Anta syamsun, anta badrun, anta nurun fauqa nuuri
(Engkau matahari, bulan purnama, cahaya di atas cahaya)

Begitu sebagian untaian shalawat dan syair-syair Maulid yang banyak dibaca di seluruh dunia, sebagai perwujudan cinta dan pujian kepada Nabi k ita Muhammad SAW. Syair-syair di atas adalah gubahan ulama-ulama terdahulu, yang kemudian ditradisikan oleh umat Islam secara turun temurun. Continue reading Mencintai Rasulullah SAW

Islam: Agama Kerja

“.. Dan bekerjalah, Wahai Keluarga Daud, sebagai (ungkapan) syukur (kepada
Allah) (QS 34;14)

Banyak orang memberikan gambaran orang Islam yang baik dan taat, adalah semata-mata dari berapa banyak dia melakukan shalat sunat, doa-doa, dzikir-dzikir, dan lain-lain. Sangat jarang orang mengaitkan ketaatan beragama misalnya dengan bagaimana dia giat bekerja, tegar berusaha, rajin di laboratorium atau berperilaku hemat. Bahkan kadang orang yang “terlalu” giat  bekerja dicap sebagai orang yang jauh dari agama.Tentu benar, ketaatan beribadah (dalam arti ritual) menjadi syarat mutlak ketaatan seseorang, namun sesungguhnya kalau kita kaji lebih dalam Islam adalah agama yang sangat menjunjung tinggi kerja, amal saleh (yang artinya perbuatan baik), atau action. Kerja adalah bagian penting dari ibadah. Islam adalah agama kerja.Berikut, akan disampaikan sepintas ilustrasi bagaimana Islam sesungguhnya meninggikan nilai kerja, amal nyata, atau action yang berguna bagi lingkungan dan bagi sesama.

Continue reading Islam: Agama Kerja

Belajar Rendah Hati

Ada banyak kisah tentang kerendah hatian Rasulullah SAW. Di antaranya tentang kisah seorang tua musyrik yang membenci Nabi SAW. Suatu ketika dia dibantu oleh seorang lebih muda menurunkan barang-barangnya dengan baik hati dan sangat sopan. Orang tua itu bercerita tentang bagaimana bencinya dia dengan Nabi Muhammad SAW, mengenai jelek akhlaqnya, jeleknya ajarannya dsb. Orang (lebih) muda tersebut tenang dan tersenyum. Tiada kebencian di wajahnya. Orang tua itu kagum sekali dengan orang muda tersebut, dan bertanya, “Siapakah Anda?” “Saya Muhammad”, jawab orang Muda itu dengan tenang. “Muhammad?”, orang tua itu kaget dan terpana. Orang yang baik hati itu ternyata adalah orang yang dicelanya…. Akhirnya dia masuk Islam. Continue reading Belajar Rendah Hati